Penyebab Kematian Terbesar Umat Manusia

Penjelasan lengkap Penyebab Kematian Terbesar

Berbagai fenomena kematian yang terjadi, baik kematian yang disebabkan oleh berbagai penyakit, kematian oleh kecelakaan, kematian oleh pembunuhan, peperangan, bencana alam dan sebab-sebab lainnya,

Semua itu hanyalah merupakan bagian dari mekanisme proses terjadinya kematian, bukan merupakan penyebab utama terjadinya kematian !!

Lalu apa penyebab utama terjadinya kematian?

Penyebab utamanya adalah keinginan atau kehendak manusia itu sendiri.

Apakah manusia menghendaki terjadinya kematian?

Itu jelas dan pasti, bahkan manusia telah mewajibkan dirinya harus mengalami kematian, dalam bentuk keyakinan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian,

Disadari atau tidak, manusia telah memasukan ke dalam otaknya berupa program kematian atas dirinya,

Dimana fungsi otak dalam diri manusia ini, ibarat prosesor dalam komputer, laptop, dan sejenisnya, yang berfungsi dan berperan untuk memproses atau menjalankan program, mengomando, memerintah, mengatur dan mengendalikan kinerja berbagai organ tubuh manusia,

Dimana program kerjanya adalah mewujudkan kematian, menghentikan fungsi kerja nyawa di dalam tubuh,

Sehingga kinerja sistem energi atau sistem sel di dalam tubuh adalah dengan cara mengurangi power energi dalam tubuh manusia,

Dari seorang bayi manusia yang terlahir begitu imut, menggemaskan dan menggairahkan,

Setelah tumbuh dan berkembang menjadi balita, terpengaruh berbagai situasi dan kondisi yang ada di sekitarnya atau terkena polusi kehidupan, polusi udara, polusi air, polusi cahaya atau api, polusi nyawa dan polusi lainnya,

Polusi kehidupan yang disadari atau tidak, telah ditebarkan oleh para remaja dan para dewasa yang telah terkontaminasi dengan berbagai ajaran doktrin dan dogma, yang telah melemahkan manusia, mengkerdilkan jiwa dan  membuat pikiran jadi sempit,

Polusi kehidupan itu telah merubah aura imut, aura menggemaskan dan menggairahkan seorang bayi pun menjadi redup, karena sejak saat itu juga aura bayi telah terkontaminasi juga, peran nyawa atau energi yang seharusnya senantiasa menghadirkan berbagai keajaiban dalam diri balita pun mulai menurun,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *