Penganut Ilmu Ini, Raganya Dilindungi Jutaan Nyawa

Sungguh merupakan anugerah yang sangat luar biasa sekali bagi para penganut ilmu ini, karena raganya dilindungi, dijaga, dikawal dan difasilitasi oleh Jutaan Nyawa,

dimana masyarakat pada umumnya harus repot dan ribet untuk memproteksi nyawa mereka agar tidak terlepas dari raga, minimalnya agar lepasnya nyawa dari raga bukan dengan cara yang sia-sia atau cara tidak baik,

Berbagai perlindungan dilakukan oleh masyarakat umum, baik dengan ilmu pengetahuan, peralatan teknologi, dengan ilmu agama, ilmu beladiri dan lain-lainnya, agar nyawa tetap berada di kandung badan, atau meninggalkan badan dengan chusnul khotimah,

Kenapa Pelaku Keilmuan Syahbandar Kari Madi ini mendapatkan keistimewaan tersebut?

Pertama, karena keilmuan Syahbandar Kari Madi ini bersumber langsung dari Guru Kehidupan Alam Semesta (Rabbul Alamin),

Dimana Rabbul Alamin ini adalah Sang Awal (Energi Yang Maha Tunggal) yang bergerak bebas, membentuk unsur Air, terus berputar selama jutaan tahun membentuk unsur panas (api), terus berputar membentuk unsur padat (tanah) dan terus berputar membentuk unsur udara (angin), sehingga terbentuklah 4 unsur alam (Air, Api, Tanah dan Angin),

Inti dan 4 Unsur Alam, baik yang ada di Jagat Raya atau jagat besar, maupun yang ada di Jagat kecil yaitu manusia, inilah sesungguhnya yang disebut dengan Sedulur Papat Kalima Pancer,

Atau dengan kata lain, bahwa keilmuan Syahbandar Kari Madi itu bersumber dari Sang Awal yang bersinggahsana di dalam diri Guru Besar Paguron Candradimuka Syahbandar Kari Madi,

Sehingga sangat wajar sekali jika Para Pelaku Keilmuan Syahbandar Kari Madi ini mendapatkan Perlindungan dari Nyawa atau Energi Yang Maha Kekal Abadi,

Kedua, keilmuan Syahbandar Kari Madi berupa Olah Gerak Jurus yang menghasilkan energi atau nyawa baru yang selama ini, sejak ratusan ribu tahun yang lalu terpendam di dasar bumi (tersimpan di Alam Bawah sadar),

Sungguh Anugerah Istimewa bagi para Pelaku Keilmuan Syahbandar Kari Madi

Nyawa-nyawa baru yang keluar dari dasar bumi inilah yang kemudian memproteksi atau melindungi, menjaga, mengawal dan memfasilitasi Pelaku Keilmuan Syahbandar Kari Madi,

Apalagi Pelaku Keilmuan Syahbandar Kari Madi yang berbakti kepada Sang Rabbul Alamin,

Apakah hanya keilmuan Syahbandar Kari Madi yang bersumber langsung dari Sang Guru Kehidupan atau Rabbul Alamin ini?

Benar sekali, hanya keilmuan Syahbandar Kari Madi yang bersumber langsung dari Rabbul Alamin,

Sementara keilmuan lainnya, sehebat apapun ilmunya, paling tinggi didapatkan melalui Para Utusan Guru, tidak pernah bertemu langsung bahkan sama sekali tidak mengenal dan tidak mengetahui eksistensi dari Sang Guru (Rabbul Alamin),

Para Utusan Rabbul Alamin (Utusan Guru Kehidupan) ini seringkali disebut sebagai Illahi Rabbi atau Para Malaikat,

Sangat berbeda dengan Keilmuan Syahbandar Kari Madi, seluruh Pelaku Keilmuan (Murid) pada hakekatnya mendapatkan ilmu Syahbandar Kari Madi langsung dari Sang Guru Kehidupan,

walaupun secara teknis, mendapatkan ilmu Syahbandar Kari Madi melalui seorang Ratu, tapi seorang Ratu berkewajiban untuk menghantarkan dan menyerahkan murid untuk berguru langsung kepada Guru Syahbandar Kari Madi,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *